Ratusan ribu warga terkena ISPA dan kerugian ekonomi ditaksir puluhan hingga ratusan triliun rupiah, namun pemerintah belum menetapkan karhutla sebagai bencana nasional. Warga Kalimantan Barat akhirnya menempuh jalur hukum.
Data resmi mencatat lebih dari 202 ribu hektare terbakar, pemantau independen menghitung 1,9 juta hektare, dan penanganan masih berputar pada pemadaman setelah api menjalar.